oleh

Dapatkan Pengalaman dari Kunjungan ke CYATC, Suhendra dan Peserta Lainnya Siap Tingkatkan Pembelajaran Olahraga di Daerahnya

KALTENG.SIN.CO.ID  –  Suhendra, menjadi salah satu guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) asal Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, yang mendapat pengalaman baru setelah terpilih mengikuti kunjungan ke Cibubur Youth Athlete Training Center (CYATC) di Cibubur, Jakarta Timur. Usai dari sana ia ingin meningkatkan pembelajaran olahraga di daerahnya.

Guru SDN Pulau Kelapa 02 Pagi itu menjadi salah satu dari 25 peserta yang terpilih mengikuti kegiatan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu untuk melihat langsung proses pembinaan atlet berstandar internasional. Ia menyebut proses seleksi yang dilalui cukup panjang, termasuk menjalani tahapan aktualisasi.

“Alhamdulillah, tentunya saya mensyukuri nikmat Allah SWT. Sebelum terpilih, ada proses-proses yang saya hadapi, yaitu aktualisasi dan beberapa tahapan lainnya,” kata Suhendra, saat berbincang-bincang, Sabtu (12/9).

Selama mengikuti kegiatan, dirinya juga berkesempatan melihat langsung fasilitas olahraga yang tersedia. Ia mengaku terkesan dengan fasilitas yang dinilainya rapi, bersih, dan nyaman untuk mendukung latihan atlet.

“Awalnya saya juga tidak seperti ini, kaget juga. Tiba-tiba saya diundang ke Kemenpora dan melihat tempat ini. Luar biasa, tempatnya rapi, bersih, dan fasilitasnya luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga  Ahok didakwa Melakukan Tindak Pidana Korupsi

Salah satu fasilitas yang menarik perhatiannya adalah area latihan pencak silat. Menurut Suhendra, fasilitas tersebut memberikan kenyamanan bagi atlet dalam menjalani latihan.

Namun, pengalaman selama tiga hari itu tidak hanya ingin dinikmati untuk dirinya sendiri. Suhendra berencana membawa ilmu dan pengalaman yang didapat untuk diterapkan dalam pembelajaran olahraga di sekolah.

“Ketika saya berada di sini selama tiga hari, bekal untuk siswa dan murid saya, saya akan memberikan inovasi dan pelatihan-pelatihan yang saya lihat di sini,” katanya.

Ia juga berharap anak-anak di Kepulauan Seribu mendapat akses yang lebih luas untuk mengembangkan potensi olahraga, termasuk kesempatan berlatih di fasilitas yang tersedia di daratan.

“Harapan saya dan teman-teman di Kepulauan Seribu agar bisa diberikan akses, sehingga atlet dan anak-anak pulau bisa ke darat untuk berlatih di sini,” tutur Suhendra.

Menurutnya, anak-anak Kepulauan Seribu memiliki semangat yang sama untuk berolahraga dan mengembangkan prestasi. Karena itu, ia ingin terus mendorong mereka agar mendapatkan kesempatan yang lebih luas. “Saya akan semangat untuk melatih mereka,” pungkasnya.

Baca Juga  Membawa Salam dan Doa Presiden, Mendagri Jenguk Wali Nanggroe di Penang

Pesan serupa juga disampaikan peserta lainnya, Rajib Gandi Ismail. Ia merasa bersyukur dan bangga karena mendapatkan kepercayaan untuk mewakili Provinsi Gorontalo dalam kegiatan dan undangan dari Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

“Kepercayaan tersebut bagi saya bukan sekadar sebuah penghargaan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab untuk membawa semangat olahraga dari daerah ke tingkat nasional,” katanya saat mendukung Indonesia Sport Summits 2026 tgl 11-13 September di JICC Jakarta.

Menurutnya, TPON diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan dan pemberian sertifikat. Para TPON yang telah mengikuti pelatihan perlu terus diberikan ruang untuk beraktivitas, berjejaring, mendapatkan pendampingan, serta dilibatkan dalam program pembudayaan olahraga di daerah secara berkelanjutan. Sinergi antara Kemenpora, Pemprov, Pemkab, komunitas olahraga, dan para TPON dapat terus diperkuat sehingga olahraga benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

TPON lanjutnya, memberikan motivasi baru mendapatkan materi yang sangat luar biasa dari para narasumber dalam mendukung Sport Tourism tentu juga bisa belajar dengan sponsor pada kegiatan Indonesia Sports Summit, tentunya tujuanya untuk menggerakkan masyarakat berolahraga.

Baca Juga  Dua Jenazah Ditemukan, Subdenpom XVII/C Mimika Dalami Dugaan Keterlibatan Oknum TNI

“Terima kasih kepada Kemenpora, khususnya Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga atas kesempatan, kepercayaan, dan pengalaman yang diberikan kepada kami. Dari Gorontalo, kami siap membawa semangat TPON untuk terus menggerakkan masyarakat, membudayakan olahraga, dan membangun Indonesia yang lebih sehat dan aktif,” ujarnya.

Bertemu dengan 25 TPON dari berbagai daerah juga menjadi pengalaman berharga untuk menambah relasi dan bertukar cerita bagi Annisa, baginya banyak hal baru yang dapat dibawa pulang dari ISS 2026, dan semuanya jadi pengalaman yang sangat berkesan.

“Terima kasih Kemenpora sudah mengundang saya untuk mengikuti Indonesia Sports Summit 2026, acaranya seru banget, keren, dan dikemas dengan sangat megah. Banyak ilmu dan pengalaman baru yang saya dapat dari talkshow, games, berbagai event, sampai bisa bertemu langsung dengan para pelaku industri olahraga,” ungkapnya menambahkan.(***)

News Feed