oleh

Dua Atlet Renang Kotawaringin Barat Raih Juara 1 O2SN Kalteng 2026, Siap Berlaga di Tingkat Nasional

KALTENG.SIN.CO.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Kabupaten Kotawaringin Barat dengan meraih juara umum pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SMA/SMK Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Dua atlet renang, Anggie Lan Sari dari SMKN 1 Pangkalan Bun dan Sunanta Kurniawan dari SMAN 1 Pangkalan Bun, berhasil meraih Juara 1 pada cabang olahraga renang dan berhak mewakili Kalimantan Tengah pada O2SN Tingkat Nasional.

‎Keberhasilan tersebut menjadi buah dari kerja keras, disiplin, dan latihan yang dijalani selama bertahun-tahun. Keduanya mengaku perjuangan menuju podium tertinggi tidaklah mudah, namun semangat pantang menyerah menjadi kunci utama hingga akhirnya mampu mengharumkan nama sekolah dan daerah.

‎Anggie Lan Sari, siswi kelas XI SMKN 1 Pangkalan Bun, mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Baginya, gelar juara menjadi hadiah atas segala usaha dan pengorbanan yang telah dilakukan selama menjalani latihan.

‎”Sangat senang dan bahagia karena berhasil mendapatkan juara,” ungkap Anggie Lan Sari, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga  PTBA Dukung Program 100 Gerobak Peduli UMKM Terdampak Covid, Kerjasama SMSI Sumsel dan FSPSSPTBA

‎Ia mengatakan, di balik keberhasilan tersebut terdapat perjuangan panjang yang tidak selalu terlihat oleh orang lain. Latihan yang konsisten, keyakinan terhadap kemampuan diri, serta tekad untuk tidak mudah menyerah menjadi modal utama dalam meraih prestasi.

‎”Perjuangannya sampai di titik ini tentunya tidak semudah yang dipandang sebagian orang, tapi kita harus terus berjuang untuk bisa mendapatkan juara karena kita tidak pernah patah menyerah. Intinya percaya diri dan yakin,” katanya.

‎Hal senada disampaikan Sunanta Kurniawan, siswa kelas XI SMAN 1 Pangkalan Bun. Ia mengaku sangat bahagia berhasil meraih Juara 1 setelah melalui proses latihan yang berat dan penuh tantangan.

‎”Kalau saya sangat-sangat senang dan bahagia karena bisa mendapatkan Juara 1. Perjuangannya tidak mudah,” ujar Sunanta Kurniawan.

‎Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan dalam membagi waktu antara belajar di sekolah dan menjalani latihan setiap hari. Bahkan, ia tetap berlatih sejak dini hari sebelum berangkat ke sekolah.

Baca Juga  Prabowo Anggap Peristiwa 10 November Sejarah Penting Pertahankan Kemerdekaan

‎”Kalau waktu saya buat latihan, ketika pulang sekolah saya akan berlatih. Malam saya beristirahat. Subuh saya lanjut latihan dari jam empat sampai jam lima, kemudian jam enam saya berangkat sekolah. Setelah pulang sekolah, saya latihan lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Anggie Lan Sari juga menerapkan pola latihan yang teratur agar prestasi akademik tetap berjalan seiring dengan latihan olahraga. Sepulang sekolah ia menyempatkan diri pulang untuk makan dan mempersiapkan diri sebelum kembali menjalani latihan hingga sore hari.

‎”Kami sudah mengatur jadwal antara sekolah dan latihan. Pulang sekolah kami pulang sebentar untuk makan, kemudian persiapan latihan dan lanjut latihan. Hari Minggu menjadi satu-satunya waktu untuk beristirahat,” tuturnya.

‎Meski telah berhasil menjadi juara tingkat provinsi, keduanya sepakat bahwa perjuangan belum selesai. Mereka kini mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang lebih berat pada O2SN Tingkat Nasional.

‎Bagi Anggie Lan Sari, prestasi di tingkat nasional menjadi kesempatan untuk terus berkembang sekaligus membanggakan kedua orang tuanya.

Baca Juga  Tokoh Inspiratif SMSI: Adam Malik, PK Ojong-Jakob Oetama, Hamka, Fachrodin

‎”Harapan saya ke depannya semoga saya bisa lebih baik lagi, bisa makin maju, bisa membahagiakan orang tua saya, membanggakan dan mengangkat derajat orang tua saya,” ucapnya.

‎Sementara itu, Sunanta Kurniawan berharap mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi Kalimantan Tengah di tingkat nasional sebagai bentuk rasa syukur atas dukungan yang telah diberikan keluarga, sekolah, dan para pelatih.

‎”Harapan saya, ingin sekali memenangkan di tingkat nasional supaya bisa membanggakan kedua orang tua saya,” pungkas Sunanta Kurniawan.

‎Keberhasilan dua atlet muda asal Kotawaringin Barat tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan pelajar Kalimantan Tengah meraih prestasi. Dengan persiapan yang semakin matang, keduanya diharapkan mampu membawa nama harum Kalimantan Tengah pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Tingkat Nasional Tahun 2026.

News Feed